Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Mengenal Zyzz, Bapak Influencer...
BERITA

Mengenal Zyzz, Bapak Influencer Fitnes yang Meninggal di Usia 22

By Redaksi Kabayan News • 4 min read • 2 Agustus 2026
Potret Aziz Shavershian atau Zyzz sedang berpose bodybuilding dengan rambut bergaya anime

Potret Aziz Shavershian atau Zyzz sedang berpose bodybuilding dengan rambut bergaya anime

Jauh sebelum tren looksmaxxing merebak, sudah ada Zyzz. Aziz Shavershian adalah remaja Australia keturunan Kurdi-Rusia yang menjadi ikon kebugaran di era 2000-an. Dengan Nokia di tangan, ia merekam latihan dan pemikiran-pemikirannya lalu mengunggahnya ke YouTube. Gaya rambutnya yang mengembang seperti karakter anime dan pose-pose bodybuilding yang percaya diri menjadi ciri khasnya, lengkap dengan ledekan khas forum binaraga: "U mirin", brah?'

Pada 2011, dunia maya dikejutkan dengan kabar kematian Aziz di Thailand di usia 22 tahun. Saat itu ia telah mengoleksi lebih dari 60.000 pengikut di Facebook yang sebagian besar mengaguminya atau justru membencinya. Setelah kematiannya, spekulasi bermunculan, mulai dari teori pemalsuan kematian hingga klaim penampakan Zyzz di berbagai tempat. Bahkan ada yang nekat memalsukan identitas keluarga untuk mengakses laporan otopsi.

Kini 15 tahun kemudian, dokumenter "Poster Boy: Becoming Zyzz" garapan sutradara Selina Miles mengungkap apa yang sebenarnya terjadi. Film yang tayang di platform Stan Australia ini menyajikan rekonstruksi kamar kecil Aziz di Carlingford, Sydney, hingga wawancara dengan orang-orang terdekatnya, termasuk kakak kandungnya, Said Shavershian atau yang dikenal dengan nama Chestbrah.

Said menggambarkan mereka berdua sebagai "dua kutu buku yang membangun simulasi di sekitar karakter yang kami ciptakan." Aziz dan Said lahir di Rusia dari orang tua Kurdi yang kemudian bermigrasi ke Australia. Teman-teman mereka yang juga generasi pertama imigran mengaku kesulitan beradaptasi, namun menemukan komunitas dalam binaraga. "Kami menyelaraskan nilai bukan pada latar belakang etnis, tapi pada kebersamaan dalam latihan," ujar salah satu sahabat dalam film.

Di balik persona Zyzz yang percaya diri, Aziz sebenarnya bergulat dengan kecemasan sosial dan obsesi terhadap kekurangan fisiknya. Ia mengonsumsi Xanax untuk menenangkan diri. Dalam salah satu video, ia tampil suram dan berkata, "Ini semua akting. Zyzz adalah lelucon. Zyzz adalah sosok yang mengambil alih siapa diriku." Ia juga mulai bereksperimen dengan zat-zat terlarang yang belum teruji pada manusia, tanpa siklus penggunaan yang dianjurkan.

Dari hasil penjualan program latihan, Aziz meraup 20.000 dolar Australia dalam dua bulan. Uang itu langsung digunakannya untuk berlibur ke Thailand. Temannya khawatir karena Pattaya City memiliki apotek yang menjual steroid dan benzodiazepin semudah membeli permen. Aziz meyakinkan bahwa ia hanya butuh istirahat, namun tanpa sepengetahuan banyak orang, ia diam-diam menjadwalkan operasi hidung dan tulang pipi.

Kematian Aziz selama ini diyakini akibat serangan jantung di sauna karena kelainan jantung bawaan. Namun Miles mengungkap temuan laporan toksikologi yang diperoleh dari orang tua Aziz. "Aziz memang memiliki jantung membesar, namun penyebab kematiannya adalah gagal napas akut akibat kombinasi morfin, kokain, dan benzodiazepin. Bukan sauna," jelas Miles. Ia menambahkan bahwa penyebab jantung membesar tidak diketahui pasti, apakah karena steroid atau faktor lain.

Kisah Zyzz menjadi pengingat bagi generasi baru, apalagi setelah beberapa influencer looksmaxxing seperti Connor Murphy meninggal di Thailand pada Juli lalu dan Braden Eric Peters yang nyaris overdosis saat siaran langsung. Miles berharap publik lebih penasaran dan berbelas kasih pada pria muda seperti Aziz. "Mereka adalah pria yang empatik dan sadar diri yang telah melakukan banyak refleksi. Mereka mencintai Aziz dan Aziz mencintai mereka," tuturnya.

Said yakin jika masih hidup, adiknya akan memilih jalan yang lebih positif dibandingkan para penerusnya di dunia looksmaxxing. "Az terpecah antara dua pilihan sulit. Dia suka perhatian, tapi dia anak baik. Dengan kekuatan besar datang tanggung jawab besar, dan saya pikir dia mulai merasakannya. Kami selalu ingin membantu semua orang menjadi pahlawan dalam cerita mereka sendiri," kenang Said.

Topics
zyzz aziz shavershian influencer fitnes dokumenter poster boy stan bodybuilding kematian misterius looksmaxxing australia
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.