Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Sidang Praperadilan Roy Suryo, Ujian...
BERITA

Sidang Praperadilan Roy Suryo, Ujian Keadilan Di Panggung Hukum

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 2026-07-20
Ilustrasi gedung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tempat sidang praperadilan Roy Suryo

Ilustrasi gedung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tempat sidang praperadilan Roy Suryo

Sebagaimana diwartakan, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini menggelar sidang putusan gugatan praperadilan yang diajukan oleh Roy Suryo. Berdasarkan laporan, agenda persidangan yang dipimpin oleh hakim tunggal I Ketut Darpawan tersebut berfokus pada pembacaan putusan atas status tersangka yang disematkan kepada sang pemohon. Kasus ini bermula dari jeratan hukum terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik yang menyeret namanya dalam pusaran polemik ijazah Presiden ketujuh Republik Indonesia Joko Widodo. Perkara ini menjadi sorotan publik karena menyangkut batasan antara kebebasan berekspresi dan penegakan hukum formal di ruang publik.

Dalam dokumen petitum yang diajukan, pihak pemohon secara tegas meminta kepada majelis hakim untuk menyatakan bahwa penetapan tersangka oleh penyidik tidak sah dan melawan hukum. Sejumlah surat perintah penyidikan serta penetapan status hukum dipersoalkan karena dinilai melanggar putusan mahkamah serta ketentuan kitab undang-undang hukum acara pidana yang berlaku. Permohonan tersebut mencakup tuntutan pemulihan harkat, martabat, serta nama baik pemohon seperti keadaan semula. Perdebatan di ruang sidang ini sekali lagi membuka mata kita bahwa proses hukum kerap kali diuji melalui tafsir formal yang ketat dan penuh liku.

Polemik ini tidak sekadar menghadirkan pertarungan argumen hukum di meja hijau, melainkan juga mencerminkan dinamika relasi antara warga negara dan aparatur penegak hukum. Ketika seseorang melontarkan kritik tajam terhadap figur pemegang kekuasaan tertinggi, respons yang lahir sering kali berwujud instrumen hukum yang berlapis-lapis. Demokrasi prosedural kerap diagungkan seolah-olah keadilan dapat diraih sepenuhnya lewat ketukan palu hakim, sementara substansi kebebasan berpendapat itu sendiri kadang terpinggirkan dalam sunyi.

Di balik kepatuhan terhadap prosedur formal pengadilan, tersimpan sebuah kontradiksi mendalam mengenai bagaimana hukum dioperasikan di tengah masyarakat. Hukum terkadang tampak berdiri sebagai instrumen netral, namun di sisi lain ia dapat menjelma menjadi alat pembatas yang ampuh bagi mereka yang bersuara kritis. Ketegangan antara niat menegakkan ketertiban dan hak warga untuk menguji keabsahan kuasa penguasa menciptakan sebuah jurang pemisah yang lebar. Pertanyaannya kemudian, sejauh mana ruang peradilan mampu menjadi tempat perlindungan yang adil bagi setiap suara tanpa memandang status sosial dan politik mereka?

Di sinilah kita terjebak dalam sebuah jalan buntu logis yang sulit diurai dengan jawaban hitam dan putih. Jika kita sepenuhnya mempercayai keampuhan sistem hukum formal, kita mengabaikan kenyataan bahwa hukum lahir dari relasi kuasa yang kerap timpang. Namun, jika kita menolak mentah-mentah seluruh proses peradilan, kita justru kehilangan pegangan institusional untuk mencari keadilan di tengah masyarakat yang kompleks. Lalu, di mana letak kebenaran sejati ketika hukum dan kekuasaan berjalan beriringan dalam panggung yang sama?

Topics
roy suryo praperadilan hukum pn jaksel jokowi opini analisis
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.