Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Skandal Korupsi Makan Bergizi...
BERITA

Skandal Korupsi Makan Bergizi Gratis, Nyanyian Sony Bongkar 41 Nama

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 2026-06-19
Pemeriksaan eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya di Kejaksaan Agung terkait korupsi Makan Bergizi Gratis

Pemeriksaan eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya di Kejaksaan Agung terkait korupsi Makan Bergizi Gratis

Babak baru kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuri perhatian publik setelah eks Wakil Kepala Banten Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya memperluas pengakuannya. Berdasarkan analisis tim redaksi, langkah agresif Sony untuk melengkapi syarat sebagai "Pelaku yang Bekerja Sama" atau Justice Collaborator (JC) di hadapan penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) berpotensi menyeret lebih banyak pihak berpengaruh dalam pusaran rasuah ini.

Dalam pemeriksaan yang berlangsung di Gedung Kejagung, pengacara Sony, Krisna Murti, membeberkan bahwa kliennya telah menyerahkan daftar tambahan tokoh yang diduga terlibat. "Jadi satu orang itu mempunyai tabel, "Pak [Sony] ini punya ini ya, ini punya ini ya, ini ada punya Bupati ini, begitu," ujarnya kepada awak media, menjelaskan bagaimana praktik permintaan jatah titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diatur melalui percakapan digital yang dibuka oleh penyidik.

Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, jumlah nama yang disetorkan oleh pihak Sony kini membengkak signifikan dari semula 26 nama menjadi total 41 tokoh penting. Krisna menyebutkan bahwa dari puluhan nama tersebut, terdapat figur berinisial "NSD" yang kedapatan mengubah kepemilikan yayasan SPPG hingga tiga kali tanpa dokumen resmi demi menguasai titik-titik strategis program.

Selain membongkar jejaring nama baru, pengamatan awak media mencatat adanya temuan mengejutkan terkait dugaan proyek fiktif pengadaan 5.000 unit CCTV serta alat pemindai sidik jari untuk fasilitas SPPG. Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp300 miliar tersebut diklaim mangkrak dan berstatus total loss lantaran pihak vendor yang dipanggil tidak mampu mempertanggungjawabkan wujud fisik barang yang seharusnya terpasang.

Menanggapi perkembangan penyidikan ini, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menyatakan bahwa pihaknya masih mempelajari seluruh materi keterangan serta dokumen yang diserahkan oleh Sony. Sejauh ini, institusi penegak hukum telah menetapkan total enam orang tersangka dalam kasus korupsi proyek strategis nasional periode 2025-2026 ini, termasuk eks Kepala BGN Dadan Hindayana beserta sejumlah petinggi yayasan mitra.

Berdasarkan laporan penyelidikan, skandal korupsi program MBG ini tidak hanya melibatkan jual beli titik SPPG, tetapi juga merambah pada mark-up pengadaan barang bernilai fantastis. Mulai dari pengadaan ribuan unit motor listrik senilai triliunan rupiah, sepatu, hingga perangkat elektronik penunjang lainnya menjadi fokus pendalaman intensif oleh tim penyidik Kejagung guna menyelamatkan kerugian negara.

Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.