Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Teror Begal Hantui Jawa Barat,...
BERITA

Teror Begal Hantui Jawa Barat, Gubernur Gelar Sayembara Berhadiah

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 2026-07-24
Ilustrasi pengamanan dan patroli kepolisian untuk mengatasi teror begal di Jawa Barat

Ilustrasi pengamanan dan patroli kepolisian untuk mengatasi teror begal di Jawa Barat

Kawasan Jawa Barat belakangan ini diresahkan oleh gelombang teror jalanan yang merenggut rasa aman masyarakat. Berdasarkan data dari Kepolisian Daerah Jawa Barat, tercatat tidak kurang dari 19 kasus pembegalan mencuat dalam beberapa bulan terakhir di berbagai wilayah. Salah satu insiden paling tragis merenggut nyawa seorang pengemudi ojek berinisial DTLP di Bekasi, yang tewas setelah melawan para pelaku yang hendak merampas sepeda motornya.

Berdasarkan analisis awak media, eskalasi kejahatan jalanan ini menunjukkan pergeseran pola kriminalitas yang semakin nekat dan mengancam nyawa. Aksi serupa juga dialami oleh seorang pemuda bernama Ardi di Bandung, yang menjadi korban pembacokan saat mempertahankan kendaraannya dari incaran bandit jalanan. Beruntung, jejak para pelaku berhasil dilacak melalui gawai korban, sehingga jajaran kepolisian dapat segera meringkus komplotan penjahat tersebut di tempat persembunyian mereka.

Menanggapi situasi darurat keamanan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak tinggal diam. Gubernur Dedi Mulyadi secara terbuka mengumumkan sayembara berhadiah uang tunai mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 50 juta bagi warga yang berhasil melumpuhkan dan menyerahkan pelaku kejahatan seperti begal, jambret, maupun maling kepada pihak berwajib dalam keadaan hidup. Langkah inovatif ini diambil untuk merangsang partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Sementara itu, pihak Kepolisian Daerah Jawa Barat mengambil langkah proaktif dengan memperketat patroli malam serta mempertebal jumlah personel di lapangan. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan menyatakan bahwa masyarakat juga diizinkan untuk memberikan tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku kejahatan jalanan, asalkan tidak berujung pada kematian yang dapat melanggar hukum pidana. Kombes Hendra Rochmawan menegaskan "Upaya kita yang pertama adalah perintah Pak Kapolda untuk tindak tegas terukur jelas ya, dan ini tidak hanya kepada polisi, kepada masyarakat pun boleh ya, kepada masyarakat boleh, dengan catatan tadi itu ya juga tegas terukur ya jangan sampai matilah, bahasanya ya".

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bandung turut memperketat pengawasan dengan memetakan sejumlah titik rawan kejahatan, mulai dari kawasan perbatasan hingga ruang publik dan taman kota. Wali Kota Farhan mengungkapkan rencana pemberlakuan kembali jam malam bagi pelajar serta pembatasan operasional pedagang kaki lima guna menekan ruang gerak pelaku kriminal. Melalui sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan teror di jalanan ini dapat segera diatasi secara tuntas.

Topics
begal jawa barat teror jalanan dedi mulyadi polda jabar kriminalitas sayembara begal kota bandung berita jabar
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.