Dunia maya kembali dihebohkan dengan beredarnya berbagai informasi palsu yang mencatut nama PT PLN (Persero). Berdasarkan laporan yang dihimpun oleh tim redaksi, oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan tautan lowongan kerja fiktif dengan iming-iming posisi menarik di perusahaan pelat merah tersebut. Sebagaimana dilaporkan oleh Liputan6.com, modus penipuan ini dirancang sedemikian rupa untuk menjebak para pencari kerja yang sedang berburu pekerjaan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis awak media, modus operandi yang digunakan para pelaku umumnya mengarahkan korban melalui tautan eksternal atau aplikasi pesan instan seperti WhatsApp dan Telegram. Dalam beberapa temuan di platform Facebook, para pelaku menyertakan formulir digital palsu yang meminta korban memasukkan data pribadi yang bersifat rahasia, mulai dari nama lengkap, domisili, hingga nomor kontak pribadi. Dari analisis yang dilakukan, pengumpulan data ilegal ini sangat berbahaya dan berpotensi memicu tindak kejahatan siber lanjutan seperti pencurian identitas.
Menanggapi maraknya disinformasi ini, pihak manajemen PT PLN (Persero) dengan tegas mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi rekrutmen yang datang dari sumber tidak resmi. "Seluruh informasi resmi terkait rekrutmen dan pendaftaran pegawai hanya melalui situs rekrutmen.pln.co.id serta kanal media sosial resmi yang terverifikasi," ujar perwakilan manajemen. Masyarakat juga diminta untuk tidak pernah membagikan data pribadi kepada pihak mana pun yang tidak dikenal demi menjaga keamanan bersama.