Dunia maya kembali dihebohkan dengan maraknya penyebaran informasi palsu atau hoaks yang mencatut nama Kementerian Pertanian (Kementan). Berdasarkan penelusuran tim redaksi, modus penipuan ini berkedok pendaftaran bantuan alat dan mesin pertanian atau alsintan melalui tautan atau link tertentu di media sosial seperti Facebook.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis awak media, modus operandi para pelaku biasanya menyertakan tautan yang mengarah pada formulir digital palsu. Formulir tersebut secara sengaja dirancang untuk meraup data pribadi calon korban, mulai dari nama lengkap hingga nomor Telegram aktif, dengan dalih sebagai syarat pencairan program bantuan pemerintah.
Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan secara tegas menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah membuka pendaftaran bantuan melalui media sosial, tautan eksternal, maupun pesan berantai. Sebagaimana dilaporkan, seluruh program resmi pemerintah selalu melalui mekanisme terstruktur dan transparan tanpa memungut data pribadi lewat tautan meragukan.
"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan melakukan verifikasi ulang terhadap setiap informasi yang mencatut instansi pemerintah demi menghindari potensi pencurian data pribadi," ujar pengamat media sosial dalam menanggapi maraknya disinformasi ini.