Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa pengembangan sektor garam di Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, memegang peranan krusial dalam memperkuat ketahanan pangan serta menopang pasokan dalam negeri. Sebagaimana dilaporkan, dari total kebutuhan garam nasional yang menyentuh angka sekitar 5 juta ton setiap tahunnya, produksi lokal saat ini masih memerlukan dorongan masif agar dapat menutup celah defisit tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Saat melakukan peninjauan langsung ke Kawasan Sentra Industri Garam Nasional di Kecamatan Rote Timur, Wapres Gibran menyatakan komitmen penuh pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden dalam mewujudkan swasembada pangan. "Ini kan kebutuhan garam kita per tahun itu 5 juta ton ya. Kita belum bisa memenuhi itu, makanya ini proyek yang ada di sini itu sangat penting sekali untuk bisa memenuhi kebutuhan garam di dalam negeri. Karena Pak Presiden punya kepedulian untuk swasembada pangan, ya garam ini salah satunya," ujarnya.
Berdasarkan analisis awak media, langkah strategis ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan komoditas industri, melainkan juga dirancang untuk menggerakkan roda perekonomian akar rumput secara berkelanjutan. Pemerintah menargetkan agar fasilitas hilirisasi tersebut dapat segera beroperasi secara penuh guna membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat setempat sekaligus mendongkrak kesejahteraan warga sekitar.
Selain meninjau kawasan tambak garam, Wapres Gibran turut memfokuskan perhatian pada potensi sektor kelautan lainnya, termasuk pengembangan kampung nelayan dan budidaya rumput laut. Mengutip pernyataan resminya, ia memastikan bahwa berbagai usulan penunjang dari pemerintah daerah seperti pembangunan cold storage, pabrik es slurry, serta stasiun pengisian bahan bakar khusus nelayan akan segera dikoordinasikan dengan kementerian terkait.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyambut baik kunjungan kerja tersebut dan menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk mengawal kesuksesan proyek strategis nasional. "Beliau ingin memastikan bahwa perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian KKP yang menganggarkan anggaran cukup besar, ini harus bisa berjalan dengan baik sehingga rakyat di Rote Ndao terutama yang terdampak dengan K-SIGN ini bisa menikmati hasil dari pembangunan ini," tuturnya.