Pergerakan pasar keuangan domestik diguncang oleh kabar mundurnya Perry Warjiyo dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia. Sentimen negatif ini langsung memukul keras performa pasar, di mana Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG terpantau melemah hingga merosot tajam ke level 6.173.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Tekanan hebat juga dirasakan oleh mata uang garuda di pasar spot. Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sempat terperosok dan menyentuh level psikologis Rp 18.000 pada sesi pertama perdagangan awal pekan ini.
FX Analyst CNBC Indonesia, Elvan Chandra Widyatama, mengungkapkan bahwa keputusan mundurnya Gubernur BI merupakan sebuah kejutan besar bagi para pelaku pasar. Menurutnya, "pasar saat ini tengah menanti siapa sosok pengganti karena hal tersebut sangat erat kaitannya dengan independensi bank sentral dan arah kebijakan moneter BI ke depan."
Ketidakpastian mengenai masa depan kebijakan moneter membuat investor cenderung bersikap ekstra hati-hati dalam mengelola portofolio mereka. Pelaku pasar keuangan kini terus memantau dinamika lanjutan untuk melihat langkah antisipasi dari otoritas terkait.