Aksi kerumunan pemotor dalam acara night ride di kawasan Bundaran HI hingga Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Jumat malam akhirnya diusut oleh pihak kepolisian. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengungkapkan bahwa kegiatan yang sempat memicu kemacetan arus lalu lintas tersebut diselenggarakan oleh sebuah kelompok motor bernama "Speed Tuning".
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Erlyn juga menegaskan bahwa selebgram ternama Willie Salim turut hadir dalam kegiatan kontroversial tersebut, namun posisinya hanya sebagai pihak yang diundang. "Yang menyelenggarakan dari kelompok Speed Tuning. Kalau Willie Salim hanya diundang," kata Erlyn saat dikonfirmasi pada Sabtu.
Berdasarkan penelusuran kepolisian, pihak panitia penyelenggara dari Speed Tuning sebenarnya sempat mengajukan permohonan izin keramaian ke Polsek Menteng untuk menggelar acara di Jalan MH Thamrin. Kendati demikian, pihak kepolisian dengan tegas menolak permohonan tersebut karena menilai kegiatan itu berpotensi besar mengganggu kelancaran lalu lintas.
"Pihak panitia mengajukan izin keramaian ke Polsek Menteng untuk kegiatan di Jalan Thamrin, namun Polsek Menteng tidak mengeluarkan izin keramaian dengan alasan kegiatan tersebut akan menimbulkan kepadatan arus lalu lintas," jelas Erlyn lebih lanjut.
Meskipun tidak mengantongi izin resmi dari kepolisian, para penyelenggara tetap nekat melanjutkan acara tersebut hingga memadati kawasan dari depan Gedung Sarinah hingga Bundaran HI. Mengetahui adanya kerumunan massal yang melanggar aturan dan menyebabkan kemacetan parah, jajaran Polsek Menteng langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk membubarkan massa pemotor.
Dalam penertiban tersebut, pihak kepolisian tidak memberikan sanksi hukum maupun melakukan penahanan terhadap para peserta yang didominasi oleh warga dari luar wilayah Jakarta. Petugas hanya memberikan imbauan secara persuasif agar massa segera membubarkan diri demi memulihkan arus lalu lintas.
"Sampai tadi malam petugas hanya melakukan imbauan agar meninggalkan obyek dan sehingga lalin bisa lancar," tutur Erlyn.
Sebelumnya, Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Arry S. Utomo juga memastikan bahwa kegiatan yang memenuhi jalan protokol ibu kota itu sama sekali tidak memiliki izin resmi. Arry menyebutkan bahwa para pemotor berkumpul secara massal demi membuat konten bersama seorang influencer terkenal.
"Info cari konten bang. Ada selebgramnya," ungkap Arry. Berkat kesigapan petugas di lapangan, kerumunan massa berhasil dibubarkan secara tertib sehingga arus lalu lintas di sekitar lokasi kembali normal pada pukul 01.00 WIB.