Hotel Sultan yang terletak di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, resmi dieksekusi pada Kamis pagi. Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) bersama pihak berwenang berhasil masuk ke dalam area hotel untuk melakukan pengambilalihan aset milik PT Indobuildco tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pantauan di lokasi, suasana di sekitar pintu masuk hotel tampak dipenuhi oleh tumpukan batu, bambu, serta sampah akibat kerusuhan massa yang sempat terjadi sebelumnya. Meskipun demikian, situasi di dalam kawasan hotel kini berada dalam pengamanan ketat dari staf PPKGBK dan pihak Kepolisian.
Di bagian interior, kemewahan dari bangunan hotel bintang lima ini masih tampak terjaga dengan baik. Begitu memasuki area lobi, para pengunjung disambut oleh megahnya lampu gantung serta hiasan vas bunga anggrek yang menghiasi ruangan.
Pada bagian sebelah kanan lobi, area resepsionis masih dilengkapi dengan tiga cermin besar yang terpajang rapi. Sementara itu, di sebelah kiri terdapat seperangkat instrumen gamelan yang biasanya digunakan untuk menyambut tamu dengan alunan musik tradisional Jawa.
Elemen arsitektur lainnya seperti lantai marmer kombinasi warna krem dan hitam, pilar beton berbalut vinyl kayu cokelat, pintu kaca, hingga dinding putih tulang masih berdiri kokoh. Di sisi lain, tampak pula beberapa tamu hotel yang terdiri dari keluarga beserta anak-anak masih berada di dalam area hotel saat proses pengamanan berlangsung.