Kasus perselisihan antara satpam proyek MRT Victor Harefa dengan pengemudi mobil Toyota Alphard di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, akhirnya berakhir damai setelah melalui proses mediasi di Mapolsek Menteng pada Jumat (24/7/2026) malam.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan, kuasa hukum Victor, Wiradarma Harefa, menyebutkan bahwa sopir dan pengemudi Alphard tersebut merupakan anggota kepolisian yang langsung diperiksa oleh Propam Polda Jabar setelah proses mediasi.
Mengutip laporan kepolisian, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menyatakan bahwa pihak kepolisian masih mendalami KTA yang ditunjukkan oleh para pengemudi tersebut saat mediasi berlangsung.
Sebagaimana dilaporkan, Braiel memastikan bahwa para oknum aparat pengemudi Alphard tersebut tidak melakukan tindakan pemukulan atau kekerasan fisik terhadap Victor saat insiden terjadi.
Dari analisis awak media, kejadian bermula ketika Victor membantu pejalan kaki menyeberang jalan dan menegur mobil Alphard yang tetap melaju saat lampu lalu lintas sudah menyala merah.
Meskipun sempat mengalami perlakuan tidak menyenangkan seperti dimaki dan disuruh push-up, Victor akhirnya memilih memaafkan demi mengakhiri persoalan tersebut.