Pemerintah bakal memfokuskan Universitas Republik Indonesia (URI) pada penguatan pendidikan berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Langkah strategis ini diambil guna mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto sangat menaruh perhatian pada pembentukan generasi unggul. Meski Indonesia kaya akan sumber daya alam (SDA), kemampuan SDM dalam menguasai teknologi masih perlu dipacu secara signifikan.
Selain disiplin ilmu STEM, Aris menyebut URI juga bakal memfasilitasi berbagai program studi vital lainnya, terutama sektor kesehatan dan kedokteran. "Salah satunya fokusnya ke situ (STEM), tetapi prodi-prodi yang lain tentunya juga akan banyak. Misalnya kesehatan, kedokteran," ungkap Aris.
Penguatan di bidang kedokteran dinilai krusial lantaran rasio dokter di tanah air saat ini masih jauh di bawah standar ketetapan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Rasio dokter di Indonesia saat ini berada di angka 0,47 per 1.000 penduduk untuk area perkotaan dan hanya 0,27 per 1.000 penduduk di wilayah pedesaan. Padahal, standar ideal WHO mewajibkan rasio satu dokter per 1.000 penduduk.
"Kita juga perlu kedokteran itu harus ditingkatkan karena kan sangat kurang sekali ya. Itu 1 banding 1.000, itu idealnya PBB ya, WHO, tetapi kan kita kalau enggak salah hanya 0,47 ya itu di perkotaan, mungkin 0,27 di pedesaan. Ya ini sangat kurang sekali," tegas Aris.
Sebagai tahap awal pendirian kampus teranyar ini, Presiden Prabowo Subianto telah melantik Donny Ermawan selaku Gubernur URI pada Rabu (22/7/2026). Donny menerangkan bahwa pemikiran awal mendirikan institusi ini didasari kepedulian mendalam Presiden Prabowo terhadap kesiapan SDM di jajaran pemerintahan.
Lembaga pendidikan tinggi ini dirancang mengadopsi model Institut National du Service Public (INSP), yaitu institusi pelayanan publik nasional unggulan milik pemerintah Prancis. Melalui URI, jajaran pimpinan diharapkan mampu melahirkan calon-calon pemimpin masa depan yang kompeten untuk mengabdi di ranah pemerintahan maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Inilah yang digagas oleh beliau seperti halnya negara-negara tetangga kita juga mempunyai lembaga seperti yang kita ciptakan ini," terang Donny.