Sejumlah proyek apartemen LRT City yang dikembangkan oleh PT Adhi Commuter Properti Tbk atau ADCP tengah menjadi sorotan publik setelah progres pembangunannya di berbagai lokasi dilaporkan mandek. Isu ini ramai diperbincangkan di media sosial, terutama menyoroti proyek di kawasan seperti Tebet, Ciracas, dan Cibubur akibat molornya jadwal serah terima.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Boby, salah satu konsumen yang membeli unit Apartemen LRT City Ciracas sejak tahun 2021 melalui fasilitas kredit Bank BTN, mengaku sangat dirugikan oleh situasi ini. Selama bertahun-tahun ia rutin membayar cicilan dengan harapan unit bisa segera dihuni, namun hingga kini pembangunannya justru tidak ada kejelasan.
"Sampai sekarang pembangunan belum selesai dan belum ada kepastian kapan unit akan diserahterimakan. Kondisi proyek yang mandek ini menimbulkan kerugian bagi saya, baik secara materiil maupun nonmateril," ujar Boby dalam keterangannya, Selasa (27/7/2026).
Beban yang ditanggung Boby semakin berat karena ia harus terus melunasi cicilan pokok, bunga bank, hingga biaya lainnya, sementara unit apartemen belum bisa ditempati. Bahkan, akibat beban finansial yang menumpuk, ia sempat menunggak cicilan bank selama tiga bulan dan kini harus mengambil opsi restrukturisasi cicilan selama satu tahun.
"Ketidakpastian ini menimbulkan stres, kecemasan, rasa kecewa, dan beban pikiran bagi saya dan keluarga. Kami terus menunggu tanpa memperoleh kepastian pembangunan, jadwal serah terima, ataupun penyelesaian yang jelas," ungkapnya.
Sebagai konsumen, Boby mengaku tidak meminta hal yang berlebihan kepada pihak pengembang. Ia bersama para pembeli lainnya hanya menuntut transparansi, kepastian kelanjutan proyek, unit pengganti yang layak, atau opsi pengembalian dana secara adil.