JAKARTA - Telkomsel mencatatkan kinerja positif sepanjang Semester I 2026. Pendapatan perseroan tercatat tumbuh 3,3% secara tahunan menjadi Rp 55,6 triliun. Laba bersih pun ikut melesat 8,3% menjadi Rp 10,4 triliun. Capaian ini disebut sebagai bukti nyata transformasi BUMN di bawah naungan Danantara Indonesia.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyatakan keberhasilan ini tak lepas dari kepercayaan pelanggan dan kerja keras seluruh insan Telkomsel. "Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan, Telkom Indonesia sebagai perusahaan induk, serta Danantara Indonesia yang terus memperkuat arah transformasi, tata kelola, dan daya saing Telkom Group," ujarnya.
Pertumbuhan pendapatan didorong oleh dua sektor utama. Bisnis mobile menyumbang Rp 42,8 triliun atau naik 5,6% year on year (yoy). Sementara bisnis digital melonjak 11,0% menjadi Rp 40,8 triliun. Konsumsi data pelanggan juga meningkat 0,8% menjadi 11,8 juta terabyte, menandakan konektivitas kian vital bagi aktivitas sehari-hari.
EBITDA Telkomsel juga mengalami penguatan. Angkanya tumbuh 8,6% menjadi Rp 26,1 triliun dengan margin yang membaik dari 44,6% menjadi 46,9%. Manajemen menilai ini menunjukkan operasional yang lebih efisien dan investasi yang terarah, sejalan dengan arahan Danantara untuk mengoptimalkan aset dan tata kelola.
Dari sisi pelanggan, rata-rata pendapatan per pelanggan (ARPU) mobile meningkat 9,0% menjadi Rp 45,6 ribu. Jumlah pelanggan mobile saat ini mencapai 153,5 juta. Sementara untuk layanan fixed broadband, Telkomsel melakukan kalibrasi strategis yang menghasilkan 9,5 juta pelanggan dengan ARPU Rp 210,8 ribu.
Untuk menjaga kualitas layanan, Telkomsel mengoperasikan sekitar 301 ribu BTS hingga akhir Juni 2026. Rinciannya, 246 ribu BTS 4G, 6 ribu BTS 5G, dan 49 ribu BTS 2G. Penguatan jaringan ini dilakukan untuk memastikan layanan yang cepat, stabil, dan responsif bagi seluruh pelanggan.
Nugroho menegaskan komitmen perseroan untuk terus berinovasi. "Sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan, tanggung jawab kami adalah memastikan transformasi benar-benar terasa oleh pelanggan melalui jaringan yang semakin andal, layanan yang lebih praktis, perlindungan digital yang semakin kuat, dan pengalaman yang terus membaik," pungkasnya.
Kinerja Telkomsel ini sejalan dengan arah transformasi Telkom Group sebagai strategic holding digital nasional di bawah Danantara Indonesia. Holding disebut mendorong penguatan tata kelola dan peningkatan fokus bisnis untuk menjawab kebutuhan ekosistem digital nasional.