Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Invasi Sea Cannibal Di Laut Baltik,...
INTERNASIONAL

Invasi Sea Cannibal Di Laut Baltik, Ancaman Nyata Spesies Asli

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 26 Juli 2026
Spesies sea cannibal Mnemiopsis leidyi yang menyebar di Laut Baltik mengancam ekosistem

Spesies sea cannibal Mnemiopsis leidyi yang menyebar di Laut Baltik mengancam ekosistem

Berdasarkan laporan dari Euronews, spesies ubur-ubur sisir yang dikenal sebagai Mnemiopsis leidyi atau sea cannibal kini tengah menyebar dengan sangat cepat di perairan Laut Baltik. Organisme laut ini mendatangkan ancaman yang sangat signifikan bagi kelangsungan hidup spesies marine asli serta sektor perikanan lokal di kawasan tersebut.

Mengutip data historis, makhluk invasif ini awalnya berasal dari pesisir Atlantik Amerika Utara dan Selatan yang memiliki rekam jejak invasi besar. Pada tahun 1988 silam, populasinya bahkan sempat mencapai kepadatan hingga 400 organisme per meter kubik di Laut Hitam sebelum akhirnya mengalami penurunan akibat menipisnya ketersediaan zooplankton.

Sebagai organisme pemangsa, sea cannibal melahap zooplankton dalam jumlah yang luar biasa besar sehingga memicu persaingan langsung dengan biota laut lainnya serta merusak rantai makanan ekosistem. Kehadirannya tergolong sangat berbahaya bagi populasi ikan komersial seperti ikan sprat dan sarden karena mereka memangsa telur serta larva ikan-ikan tersebut.

Berdasarkan pengamatan tim redaksi dari data yang ada, untuk bertahan hidup di tengah kondisi lingkungan yang keras serta kelangkaan makanan, spesies ini menunjukkan perilaku kanibalisme dengan memangsa anak-anak mereka sendiri. Individu dewasa juga memproduksi telur dalam jumlah melimpah guna mencadangkan kalori ekstra saat masa-masa sulit.

Sebagaimana dilaporkan, predator alami seperti ikan tiga duri atau three-spined stickleback sebenarnya memangsa larva mereka, namun meningkatnya area minim oksigen atau hipoksia justru menurunkan aktivitas predator tersebut. Tekanan lingkungan ini secara tidak langsung mengurangi kontrol pemangsa alami dan memicu ekspansi pesat organisme asing ini.

Perubahan iklim turut memperparah kondisi dengan mengubah ekosistem Laut Baltik melalui peningkatan suhu air serta penurunan tingkat salinitas. Berbagai tekanan lingkungan yang semakin intensif ini berpadu dengan meluasnya zona mati oksigen, sehingga menciptakan kondisi ideal bagi perkembangan spesies non-natif.

Topics
sea cannibal mnemiopsis leidyi laut baltik spesies invasif ekosistem laut perubahan iklim perikanan zooplankton
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.