Kabayan News Kabayan News
/home / nasional / Bongkar Markas Judol Mewah di Hayam...
NASIONAL

Bongkar Markas Judol Mewah di Hayam Wuruk, Ratusan WNA Jadi Tersangka

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 2026-06-27
Konferensi pers pengungkapan markas judi online di Hayam Wuruk oleh Bareskrim Polri

Konferensi pers pengungkapan markas judi online di Hayam Wuruk oleh Bareskrim Polri

Aksi sindikat perjudian daring lintas negara yang beroperasi di jantung ibu kota akhirnya berhasil digagalkan oleh aparat penegak hukum. Bareskrim Polri secara resmi membongkar markas judi online yang berlokasi di Plaza Tower, Hayam Wuruk, Jakarta Barat, dan menetapkan ratusan warga negara asing sebagai tersangka utama.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, penggerebekan yang dilakukan pada Mei lalu ini mengamankan total ratusan orang sebelum akhirnya mengerucut pada penetapan hukum. Wakabareskrim Polri, Irjen Nunung Syaifudin, dalam konferensi pers di Jakarta Selatan mengungkapkan bahwa pihaknya telah menetapkan 287 WNA dari berbagai negara sebagai tersangka resmi.

Para tersangka tersebut berasal dari beragam latar belakang kewarganegaraan, mulai dari China, Vietnam, Myanmar, Thailand, Malaysia, hingga Laos, dengan peran operasional bervariasi. "Sebanyak 287 WNA dari berbagai negara telah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Irjen Nunung Syaifudin saat membeberkan perkembangan kasus sindikat internasional ini.

Selain ratusan WNA yang berperan sebagai pengelola situs, admin, hingga customer service, aparat juga mengamankan empat warga negara Indonesia yang diduga ikut memfasilitasi operasional. Dari analisis tim redaksi, keterlibatan fasilitator lokal ini menunjukkan adanya celah kolaborasi lintas batas yang dimanfaatkan oleh jaringan sindikat luar negeri.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, menjelaskan bahwa aktivitas ilegal tersebut beroperasi di lantai 20 dan 21 gedung perkantoran mewah tersebut. Menurutnya, pola operasional sindikat ini sangat mirip dengan praktik markas judi online ilegal yang sebelumnya marak ditemukan di Kamboja dan Myanmar.

"Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan pendalaman, diperoleh informasi tentang dugaan adanya aktivitas pengoperasionalan perjudian online lintas negara yang hampir sama di beberapa negara Asia Tenggara lainnya," tutur Brigjen Wira Satya Triputra di hadapan awak media.

Pihak kepolisian menduga kuat bahwa perpindahan markas sindikat ini ke Indonesia dipicu oleh penindakan masif yang gencar dilakukan oleh otoritas di Kamboja dan Myanmar. Merasa terdesak di negara asal, jaringan tersebut mencoba mencari suaka operasional baru dengan memanfaatkan kelengahan di kawasan perkantoran Jakarta.

Tidak tanggung-tanggung, sindikat internasional ini tercatat mengelola lebih dari 145 situs judi online secara bergantian menggunakan server luar negeri guna menghindari pemblokiran. Berdasarkan hasil audit digital forensik dan penelusuran data, sindikat tersebut berhasil mencatatkan angka deposit fantastis mencapai Rp 13,9 triliun.

Dari total perputaran uang haram tersebut, jaringan ini diperkirakan telah meraup keuntungan bersih atau profit hingga menyentuh angka Rp 1,6 triliun. Dalam penggerebekan itu, polisi turut menyita ratusan perangkat elektronik termasuk laptop, komputer, telepon seluler, hingga perangkat router.

Guna mengusut tuntas aliran dana gelap tersebut, Bareskrim Polri kini tengah menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan serta Otoritas Jasa Keuangan. Penyelidikan lanjutan terus digalakkan untuk membongkar akar jaringan dan memastikan seluruh aset hasil kejahatan dapat disita untuk negara.

Topics
markas judol hayam wuruk bareskrim polri judi online internasional wna tersangka plaza tower jakarta hukum dan kriminal ppatk
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.