Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Sidang Perdana Kasus Ijazah Palsu,...
BERITA

Sidang Perdana Kasus Ijazah Palsu, dr Tifa Tolak Damai dengan Jokowi

By Bambang Prasetyo • 2 min read • 2026-07-03
Suasana persidangan kasus dugaan ijazah palsu dr Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur

Suasana persidangan kasus dugaan ijazah palsu dr Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur

Pengadilan Negeri Jakarta Timur resmi menggelar sidang perdana kasus dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong yang menyeret nama Tifauzia Tyassuma alias dr Tifa. Agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) ini mengungkap sejumlah fakta terkait tudingan ijazah palsu yang dialamatkan kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Berdasarkan surat dakwaan jaksa, kasus ini bermula ketika ajudan Joko Widodo, Syarif Muhammad Fitriansyah, melaporkan adanya puluhan unggahan di media sosial yang menyerang kehormatan dan nama baik mantan kepala negara tersebut. Dari total 28 unggahan yang dipantau, lima di antaranya secara spesifik dikaitkan dengan tindakan dr Tifa yang menuding ijazah strata satu Joko Widodo dari Universitas Gadjah Mada tidak asli.

Tim redaksi mengamati bahwa narasi yang dibangun melalui media sosial dan siniar tersebut telah membentuk opini publik yang keliru seolah-olah tuduhan tersebut adalah sebuah kebenaran valid. Padahal, pihak kepolisian melalui uji laboratoris kriminalistik serta pihak universitas telah memastikan bahwa dokumen akademik milik Joko Widodo adalah sah dan tercatat secara resmi dalam arsip kelulusan.

Menanggapi jalannya persidangan, majelis hakim sempat menawarkan opsi penyelesaian melalui keadilan restoratif mengingat ancaman pidana yang menjerat terdakwa berada di bawah lima tahun. Namun, setelah melakukan konsultasi dengan tim penasihat hukumnya, dr Tifa secara tegas menolak tawaran tersebut dan memilih untuk melanjutkan proses perlawanan di meja hijau.

Sementara itu, pihak kuasa hukum Joko Widodo, Yakup Hasibuan, menyatakan bahwa kliennya siap hadir secara langsung dalam agenda persidangan berikutnya. Kehadiran tersebut sekaligus direncanakan untuk menunjukkan dokumen ijazah asli secara terbuka demi mengakhiri polemik berkepanjangan yang kerap menjadi sorotan publik.

Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.