Polda Jawa Barat memastikan proses hukum internal terhadap tiga anggotanya yang terlibat cekcok dengan petugas sekuriti di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, terus berlanjut secara intensif. Ketiga oknum aparat tersebut dijadwalkan akan segera ditempatkan di tempat khusus atau patsus setelah seluruh rangkaian pemeriksaan etik selesai dilakukan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap ketiga anggotanya dilaksanakan secara maraton oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jabar. "Polda Jabar proses kode etik tiga anggota dan lanjut patsus, selanjutnya hari ini kami secara maraton telah melakukan pemeriksaan dan kita lanjutkan nanti apabila sudah selesai proses penyidikannya kita akan langsung patsuskan", ungkap Hendra saat dikonfirmasi pada Sabtu (25/7).
Selain memproses pelanggaran etik, pihak kepolisian juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas perilaku arogansi yang ditunjukkan oleh bawahannya. "Kabid Humas sampaikan permohonan maaf kepada Satpam Bundaran HI dan juga kepada publik di mana tindakan yang tidak pantas yang dilakukan oleh tiga anggota Polda Jawa Barat", tambahnya.
Insiden cekcok ini sebelumnya sempat viral di media sosial setelah terekam dalam sebuah video yang memperlihatkan perselisihan antara pengemudi serta penumpang mobil mewah Toyota Alphard dengan petugas keamanan. Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, mobil tersebut ditumpangi oleh tiga orang anggota kepolisian dari Polda Jabar yang diduga bersitegang akibat persoalan akses kendaraan.
Sebelumnya, Bidang Propam Polda Jabar juga telah menemukan adanya bukti permulaan yang cukup terkait pelanggaran Kode Etik Profesi Polri berdasarkan ketentuan yang berlaku. Meskipun dikabarkan telah terjadi upaya perdamaian antara pihak terkait dan petugas sekuriti, Polda Jabar menegaskan bahwa proses penegakan disiplin dan kode etik internal akan tetap berjalan semestinya.